Posts Tagged ‘ Bahaya ’

Minuman Bersoda Dan Efek Negatifnya Bagi Tubuh

Kesenangan manusia kepada kenikmatan dunia kerap kali berujung kepada ketidak puasan. Pikiran produktif manusia selalu mencari terobosan baru untuk memenuhi hajat manusia, bahkan impian yang hanya ada dikepala pencetusnya. Banyak produk yang asalnya asing dari kehidupan manusia, kemudian seolah dipaksakan akhirnya menjadi terbiasa. Tidak heran jika kemudian makanan ataupun minuman justru berakhir dengan berbagai masalah.

Diantara contoh terbaik adalah minuman bersoda. Minuman ini begitu merata, mulai dari kota hingga desa. Setelah banyak yang ketagihan, masalahpun tiba. Untuk menunjukkan bahayanya minuman bersoda, berikut ini fakta tentang bahaya minuman bersoda:

1. Satu kalengnya menyamai 10 sendok gula yang cukup untuk menghancurkan Vitamin B, dimana kekurangan Vitamin B akan mengakibatkan buruknya pencernaan, lemahnya tingkat kesehatan, tegangnya urat syaraf, pusing, sulit tidur, cemas dan kejangnya otot

2. Mengandung CO2 yang menyebabkan lambung tidak bisa menghasilkan enzim yang sangat penting bagi proses pencernaan, yang demikian itu terjadi jika mengkonsumsinya bersamaan dengan makan, atau setelahnya. Juga menyebabkan peniadaan fungsi enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan oleh lambung, yang selanjutnya tergganggunya proses pencernaan dan pengambilan sari-sari makanan.

3. Mengandung kafein yang menyebabkan meningkatnya frekuensi detak jantung, naiknya tekanan darah, gula dalam darah, bertambahnya keasaman lambung, bertambahnya hormon-hormon dalam darah yang kadang bisa menyebabkan radang dan terlukanya lambung serta usu duabelas jari. Sebagaimana ia meningkatkan tekanan pada bagian bawah saluran makanan yang menyebabkan tertolaknya makanan dan zat asam dari dalam lambung ke tenggorokan (saluran makan), yang hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan radang.

4. Mengandung zat asam fosfor yang menyebabkan rapuh dan lemahnya tulang, khususnya pada usia pertumbuhan, dimana yang demikian banyak menjadikan keretakan pada tulang.

5. Mengandung senyawa asam fosforik, malik dan karboik yang menyebabkan tergerogotinya lapisan pelindung gigi.

6. Mengandung zat kimia buatan yang bisa merusak otak, dan menyebabkan hilangnya ingatan secara bertahap, dan rusaknya fungsi hati.

7. Tuanglah satu kaleng Coca Cola dalam tempat kloset, kemudian biarkan selama satu jam, kemudian tariklah spon, maka engkau akan melihat bahwa seluruh belang (bercak-bercak hitam) yang ada telah hilang, yang demikian itu dikarenakan senyawa asam telah menghilangkannya dengan reaksi yang kuat.

8. Untuk menghilangkan karat yang ada pada sebagian mobilmu atau pada paku yang berkarat, maka gosoklah bagian yang ingin dibersihkan dengan lap yang telah dibasahi dengan Coca Cola, maka Coca Cola akan bereaksi untuk membersihkannya dengan baik.

9. Untuk membersihkan lempengan ACCU dari karat, masukkanlah lempengan penghubung tersebut kedalam sekaleng Coca Cola, dan amatilah gelembung-gelembung gas yang muncul, sebagai akibat reaksi pembersihan karat.

10. Untuk menghilangkan noda minyak dari pakaian, campurkanlah sekaleng Coca Cola kedeterjen, dan perhatikanlah hilangnya noda-noda minyak tersebut.

11. Derajat keasaman (pH) pada minuman-minuman bersoda seperti Pepsi Cola dan Coca Cola mencapai 3-4 (sangat asam), yang dengan pH tersebut, cukup untuk meluruhkan gigi dan tulang bersamaan dengan berjalannya waktu. Tubuh kita berhenti membangun tulang setelah usia 30 tahun, dan mulai luluh dengan presentasi 8-18% tiap tahunnya sesuai dengan tingkat keasaman yang kita konsumsi (prosentasi keasaman tidak didasarkan pada rasa makanan, tetapi pada prosentae kandungan Potassium, Chlor, Magnesium dan senyawa-senyawa fosfor yang lain).

12. Larutan Calsium aka mengendap ditenggorokan, sel-sel kulit, dan anggota-anggota vital pada tubuh yang bisa berpengaruh pada fungsi ginjal, dan menyebabkan batu ginjal.

13. Minuman-minuman bersoda tidak memiliki faidah makanan pada tubuh, bahkan mengandung garam dan gula yang berlebihan, selain bahan pengawet dan pewarna.

14. Sebagian orang lebih memilih meminum minuman dingin bersoda setelah makan. Perilaku ini mempengaruhi enzim-enzim pencernaan, yaitu merendahkan suhu panas tubuh, sehingga enzim-enzim pencernaan kehilangan kemampuannya untuk bekerja dimana suhu tubuh normal adalah suhu yang sesuai dengan fungsi kerja enzim-enzim tersebut. Maka enzim-enzim tersebut tidak bisa mencerna makanan dengan baik yang bisa mengakibatkan soda, dan sebagian zat beracun berpindah bersama darah menuju sel-sel tubuh, dan kadang pada akhirnya membuat bermacam-macam penyakit.

15. Anda sebenarnya menelan gas CO2, jika anda mengkonsumsi minuman bersoda.

16. Ingatlah sebuah perlombaan ”Siapakah yang paling banyak minum Pepsi Cola” di Universitas Delhi, India. Yang menang dalam lomba itu telah meminum 8 kaleng yang akhirnya mati ditempat yang sama karena tingginya gas CO2 didalam darahnya yang berakibat tidak bisanya darah mendapatkan O2 secara normal. Sebagai akibat dari perlombaan itu, Rektor Universitas tersebut melarang penjualan air bersoda didalam Universitas.

17. Pernah ditetakkan sebuah gigi pecah kedalam segelas Pepsi, dan beberapa hari yang telah ditentukan ternyata gigi tersebut telah larut.

Gigi-gigi dan tulang-tulang adalah bagian anggota tubuh yang paling akhir terurai setelah kematian dalam beberapa tahun, akan tetapi air bersoda ini melarutkannya dalam beberapa hari, maka bayangkanlah apa yang mungkin dilakukannya terhadap sel-sel lunak?! Maka berhati-hatilah terhadap minuman bersoda. Kembalilah ke makanan dan minuman alami. Gaya hidup muslim adalah gaya hidup orang sehat.(sumber)

18. Menurunkan Jumlah Sperma Pada pria.

Pria yang mengonsumsi sekitar satu liter minuman bersoda setiap hari bisa membahayakan kehidupan seks mereka. Berdasarkan sebuah penelitian di Denmark, pria yang mengonsumsi minuman bersoda berlebihan bisa menurunkan jumlah produksi dan kualitas sperma.

Hasil penelitian itu menemukan, jumlah sperma pria yang rutin minum minuman bersoda hampir 30 persen lebih rendah dibandingkan yang tidak. Penemuan ini terungkap berdasarkan studi di Denmark yang meneliti efek dari minuman ringan pada kesehatan pria.

Namun, penelitian ini juga menuai kontroversi. Menurut Badan Kesehatan Dunia, WHO, minuman bersoda tidak terlalu mempengaruhi kesehatan reproduksi pria. Meski pria memiliki jumlah sperma yang sedikit, mereka tetap bisa memberikan keturunan.

Jika dikaitkan dengan kafein yang terkandung dalam minum bersoda, menurut peneliti kopi tidak berefek turunkan jumlah sperma. Jensen, pemimpin penelitian ini mengatakan, hanya sedikit penelitian yang melihat dampak kafein pada kesehatan reproduksi pada pria. Namun, efek buruk dari minuman bersoda akan meningkat jika gaya hidup peminumnya juga tidak sehat.

Lebih dari 2.500 pria muda dilibatkan dalam studi ini. Para partisipan yang tidak mengonsumsi minuman bersoda memiliki kualitas sperma lebih baik, yang rata-rata 50 juta sperma per mililiter semen dan cenderung memiliki gaya hidup sehat.

Sebaliknya, 93 partisipan yang minum minuman bersoda lebih dari satu liter sehari hanya 35 juta sperma per mililiter. Namun, mereka juga memiliki kebiasaan terlalu cepat, dan kurang asupan buah dan sayuran. Studi ini dipublikasikan dalam ‘American Journal of Epidemiology’.(sumber 2)

ANDA INGIN MENGUJI KHASIAT MINUMAN BERSODA, SILAHKAN COBA CARA DI BAWAH INI

Untuk membersihkan toilet : Tuangkan sekaleng MINUMAN BERSODA ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian
siram sampai bersih. Asam sitric dalam minuman bersoda menghilangkan noda-noda dari keramik.

Untuk membersihkan radiator mobil : Campur sekaleng minuman bersoda ke dalam radiator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air radiator. Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.

Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper chrome mobil : Gosok bumper dengan gumpalan alumunium
foil yang direndam dalam Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper chrome mobil : Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam minuman bersoda.

Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :Tuangkan sekaleng minuman bersoda di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.

Untuk melonggarkan baut yang berkarat : Gosokkan kain yang direndam dalam minuman bersoda pada baut yang berkarat.

Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :Tuangkan sekaleng minuman bersoda ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal. minuman bersoda akan menolong menghilangkan noda lemak.

minuman bersoda juga membersihkan kabut pada kaca depan mobil.

Untuk Perhatian Kita PH rata-rata dari soft drink,a.l. minuman bersoda adalah 3 – 4. Tingkat keasaman
ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar
30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan
yang masuk. Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ,
yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal. Soft drinks tidak punya nilai
gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak
zat aditif seperti pengawet dan pewarna.

Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan, coba tebak apa akibatnya? Akibatnya?Tubuh kita mempunyai suhu optimum 370 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, di edarkan oleh darah
ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit. (sumber)

Advertisements

DIDUGA : ROKOK MENGGUNAKAN HEMOGLOBIN DAN PROTEIN BABI

Mungkin selama ini kita berpikir bahwa Anda mengetahui semua efek samping negatif dari merokok? Sebuah studi baru di luar negeri menunjukkan rokok mungkin mengandung darah babi yang jelas-jelas terlarang untuk kaum Muslim. Ini adalah penelitian terbaru dari The Australian.

Profesor Simon Chapman yang berasal dari Universitas Sydney, yang melakukan penelitian yang sudah dirintis oleh sebuah institusi Belanda, mengidentifikasi bahwa saat ini setidaknya 185 industri yang mengandung unsur babi, termasuk penggunaan hemoglobin dalam filter rokok, The Australia melaporkan.

“Saya pikir bahwa ada beberapa kelompok, khususnya mereka yang relijius, yang menganggap produk babi dalam rokok sangat ofensif,” ujar Chapman. Menurut Chapman, bukan hanya orang Islam yang dirugikan oleh hal ini, tapi juga orang Yahudi dan kaum vegetarian.

Menurut studi ini, hemoglobin protein dan hemoglobin babi digunakan dalam rokok untuk membuat filter lebih efektif.

Chapman mengatakan bahwa tidak ada cara untuk mengetahui dengan pasti merek rokok apa saja yang menggunakan hemoglobin babi. “Perusahaan rokok hanya mengatakan bahwa ‘bisnis kami merupakan rahasia dagang kami.'”

“Jika Anda seorang perokok dan Anda adalah seorang Muslim, maka Anda akan mencari tahu hal itu.” pungkas Chapman. (ERAMUSLIM)

10 TEMPAT PALING BERPOLUSI DI DUNIA

tempat yang diumumkan sebagai tempat paling berpolusi di dunia pada dasarnya kurang dikenal bahkan di negara mereka sendiri, namun secra keseluruhan tempat-tempat ini telah mempengaruhi hidup 10 juta orang, begitulah laporan para ahli.
jenis polusi di area ini tidak hanya berupa kanker, tingkat kelahiran cacat, keterbelakangan mental, dan harapn hidup mendekati level pertengahan, tapi juga yang sering di dapati di berbagai penjuru dunia.
‘polusi ini telah menyebabkan kerusakan dan kesedihan yang sangat besar bagi manusia terutama anak-anak”Richard fuller, pendiri dan direktur dari Blacksmith Institute, sebuah grup lingkungan di newyork yang mengeluarkan laporan ini.
10 tempat yang paling berpolusi adalah :

1. Linfen, China

Para penduduk mengatakn bahwa mereka sering tersedak di malam hari karena debu dan asap batubara, potert buruk negara cina.

2.Haina, Republik Dominika

terkontiminasi sangat parah karena limbah daur ulang baterai, sebuah potret dari negara-negara miskin.

3. Ranipet,India

Tempat penyamakan kulit yang telah mencemari air tanah di daerah tersebut dengan Hexavalent chromium. ditemukan pertama kali oleh erin brockovich. jika anda meminum air di daerah ini serasa anda tersengat oleh gigitan serangga.

4.Mailuu-Suu, Kyrgyzstan

rumah bagi 2 juta meter kubik limbah tambang radioaktive yang telah mengancam semua penduduk di sekitar lembah ferghana, salah satu tempat paling subur dan populasi yang padat di asia tengah yang juga harus mengalami tingginya aktivitas seismik.

5.La Oroya, Peru

di mana pabrik pengolahan logam, yang dimiliki oleh Missouri-based Doe Run Corporation, menyebabkan emisi beracun timbal.

6.Dzerzinks, Rusia

salah satu negara utama tempat produksi senjata kimia sampai akhir Perang Dingin

7.Norilsk, Rusia

rumah terbesar di dunia bagi kompleks peleburan logam berat

8.Rudnaya Pristan, Rusia


kontaminasi timbal pada darah anak-anak delapan sampai 20 kali level maksimum timbal amerika yang diperbolehkan

9.Chernobyl, Ukraine

tempat yang tidak terkenal karena meledaknya nuklir 24 tahun yang lalu, kontaminasi radiokaktif masih berasa disana.


10.Kabwe Zambia


Kontaminasi timbal pada darah anak-anak di tempat ini 5-10 kali dari batas maksimum EPA yang dibolehkan

599 ZAT BERBAHAYA DALAM ROKOK BERSIAP MEMBAWA ANDA LEBIH DEKAT KE LIANG KUBUR

rokok telah menjadi pembicaraan serius di dunia dewasa ini, selain karena faktor kesehatannya yang sangat menggangu baik bagi perokok aktif maupun pasif. rokok seakan-akan telah menjadi hak asasi sehingga beberapa undang-undang pelarangan merokok di depan umum, kenaikan pajak bea cukai rokok hanya menjadi “panas-panas tahi ayam di negeri ini”. banyak orang yang protes dengan lahirnya undang-undang yang berhubungan dengan rokok dikarenakan ketakutan para maniak rokok akan sulit mendapatkan “ganja’ ini di pasaran, namun semua ini di bungkus dengan isu akan banyak pabrik rokok yang tutup sehingga akan menyebabkan hampir berjuta-juta pekerja di indonesia menjadi pengangguran. pemerintah menjadi dilema karena ketakutannya akan meningkatnya jumlah pengangguran dilain pihak indonesia harus berhasil mewujudkan indonesia sehat 2010 dan indonesia bebas tembakau 2022 (mungkinkah????????????).
selama ini para perokok pasif dan aktif hanya mengetahui bahwa bahaya rokok di timbulkan oleh zat yang bernama nikotin, tar, karbon dioksida dan monoksida, namun tahukah anda selama ini para pialang pabrik besar di seluruh dunia telah menyembunyikan rahasia besar bahwa rokok mengandung 599 zat aditif yang sangat berbahaya. berikut ke 599 zat additive tersebut yang saya sangat persilahkan anda membacanya dan silahkan anda mengambil keputusan apakah anda akan mengorbankan kesehatan anda, keluarga anda dan orang di sekitar anda demi kesenangan anda yang tidak menguntungkan itu (untuk masalah bahayanya silahkan anda cari satu persatu di mbah google):
* Acetanisole
* Acetic Acid
* Acetoin
* Acetophenone
* 6-Acetoxydihydrotheaspirane
* 2-Acetyl-3- Ethylpyrazine
* 2-Acetyl-5-Methylfuran
* Acetylpyrazine
* 2-Acetylpyridine
* 3-Acetylpyridine
* 2-Acetylthiazole
* Aconitic Acid
* dl-Alanine
* Alfalfa Extract
* Allspice Extract,Oleoresin, and Oil
* Allyl Hexanoate
* Allyl Ionone
* Almond Bitter Oil
* Ambergris Tincture
* Ammonia
* Ammonium Bicarbonate
* Ammonium Hydroxide
* Ammonium Phosphate Dibasic
* Ammonium Sulfide
* Amyl Alcohol
* Amyl Butyrate
* Amyl Formate
* Amyl Octanoate
* alpha-Amylcinnamaldehyde
* Amyris Oil
* trans-Anethole
* Angelica Root Extract, Oil and Seed Oil
* Anise
* Anise Star, Extract and Oils
* Anisyl Acetate
* Anisyl Alcohol
* Anisyl Formate
* Anisyl Phenylacetate
* Apple Juice Concentrate, Extract, and Skins
* Apricot Extract and Juice Concentrate
* 1-Arginine
* Asafetida Fluid Extract And Oil
* Ascorbic Acid
* 1-Asparagine Monohydrate
* 1-Aspartic Acid
* Balsam Peru and Oil
* Basil Oil
* Bay Leaf, Oil and Sweet Oil
* Beeswax White
* Beet Juice Concentrate
* Benzaldehyde
* Benzaldehyde Glyceryl Acetal
* Benzoic Acid, Benzoin
* Benzoin Resin
* Benzophenone
* Benzyl Alcohol
* Benzyl Benzoate
* Benzyl Butyrate
* Benzyl Cinnamate
* Benzyl Propionate
* Benzyl Salicylate
* Bergamot Oil
* Bisabolene
* Black Currant Buds Absolute
* Borneol
* Bornyl Acetate
* Buchu Leaf Oil
* 1,3-Butanediol
* 2,3-Butanedione
* 1-Butanol
* 2-Butanone
* 4(2-Butenylidene)-3,5,5-Trimethyl-2-Cyclohexen-1-One
* Butter, Butter Esters, and Butter Oil
* Butyl Acetate
* Butyl Butyrate
* Butyl Butyryl Lactate
* Butyl Isovalerate
* Butyl Phenylacetate
* Butyl Undecylenate
* 3-Butylidenephthalide
* Butyric Acid]
* Cadinene
* Caffeine
* Calcium Carbonate
* Camphene
* Cananga Oil
* Capsicum Oleoresin
* Caramel Color
* Caraway Oil
* Carbon Dioxide
* Cardamom Oleoresin, Extract, Seed Oil, and Powder
* Carob Bean and Extract
* beta-Carotene
* Carrot Oil
* Carvacrol
* 4-Carvomenthenol
* 1-Carvone
* beta-Caryophyllene
* beta-Caryophyllene Oxide
* Cascarilla Oil and Bark Extract
* Cassia Bark Oil
* Cassie Absolute and Oil
* Castoreum Extract, Tincture and Absolute
* Cedar Leaf Oil
* Cedarwood Oil Terpenes and Virginiana
* Cedrol
* Celery Seed Extract, Solid, Oil, And Oleoresin
* Cellulose Fiber
* Chamomile Flower Oil And Extract
* Chicory Extract
* Chocolate
* Cinnamaldehyde
* Cinnamic Acid
* Cinnamon Leaf Oil, Bark Oil, and Extract
* Cinnamyl Acetate
* Cinnamyl Alcohol
* Cinnamyl Cinnamate
* Cinnamyl Isovalerate
* Cinnamyl Propionate
* Citral
* Citric Acid
* Citronella Oil
* dl-Citronellol
* Citronellyl Butyrate
* itronellyl Isobutyrate
* Civet Absolute
* Clary Oil
* Clover Tops, Red Solid Extract
* Cocoa
* Cocoa Shells, Extract, Distillate And Powder
* Coconut Oil
* Coffee
* Cognac White and Green Oil
* Copaiba Oil
* Coriander Extract and Oil
* Corn Oil
* Corn Silk
* Costus Root Oil
* Cubeb Oil
* Cuminaldehyde
* para-Cymene
* 1-Cysteine
* Dandelion Root Solid Extract
* Davana Oil
* 2-trans, 4-trans-Decadienal
* delta-Decalactone
* gamma-Decalactone
* Decanal
* Decanoic Acid
* 1-Decanol
* 2-Decenal
* Dehydromenthofurolactone
* Diethyl Malonate
* Diethyl Sebacate
* 2,3-Diethylpyrazine
* Dihydro Anethole
* 5,7-Dihydro-2-Methylthieno(3,4-D) Pyrimidine
* Dill Seed Oil and Extract
* meta-Dimethoxybenzene
* para-Dimethoxybenzene
* 2,6-Dimethoxyphenol
* Dimethyl Succinate
* 3,4-Dimethyl-1,2 Cyclopentanedione
* 3,5- Dimethyl-1,2-Cyclopentanedione
* 3,7-Dimethyl-1,3,6-Octatriene
* 4,5-Dimethyl-3-Hydroxy-2,5-Dihydrofuran-2-One
* 6,10-Dimethyl-5,9-Undecadien-2-One
* 3,7-Dimethyl-6-Octenoic Acid
* 2,4 Dimethylacetophenone
* alpha,para-Dimethylbenzyl Alcohol
* alpha,alpha-Dimethylphenethyl Acetate
* alpha,alpha Dimethylphenethyl Butyrate
* 2,3-Dimethylpyrazine
* 2,5-Dimethylpyrazine
* 2,6-Dimethylpyrazine
* Dimethyltetrahydrobenzofuranone
* delta-Dodecalactone
* gamma-Dodecalactone
* para-Ethoxybenzaldehyde
* Ethyl 10-Undecenoate
* Ethyl 2-Methylbutyrate
* Ethyl Acetate
* Ethyl Acetoacetate
* Ethyl Alcohol
* Ethyl Benzoate
* Ethyl Butyrate
* Ethyl Cinnamate
* Ethyl Decanoate
* Ethyl Fenchol
* Ethyl Furoate
* Ethyl Heptanoate
* Ethyl Hexanoate
* Ethyl Isovalerate
* Ethyl Lactate
* Ethyl Laurate
* Ethyl Levulinate
* Ethyl Maltol
* Ethyl Methyl Phenylglycidate
* Ethyl Myristate
* Ethyl Nonanoate
* Ethyl Octadecanoate
* Ethyl Octanoate
* Ethyl Oleate
* Ethyl Palmitate
* Ethyl Phenylacetate
* Ethyl Propionate
* Ethyl Salicylate
* Ethyl trans-2-Butenoate
* Ethyl Valerate
* Ethyl Vanillin
* 2-Ethyl (or Methyl)-(3,5 and 6)-Methoxypyrazine
* 2-Ethyl-1-Hexanol, 3-Ethyl -2 -Hydroxy-2-Cyclopenten-1-One
* 2-Ethyl-3, (5 or 6)-Dimethylpyrazine
* 5-Ethyl-3-Hydroxy-4-Methyl-2(5H)-Furanone
* 2-Ethyl-3-Methylpyrazine
* 4-Ethylbenzaldehyde
* 4-Ethylguaiacol
* para-Ethylphenol
* 3-Ethylpyridine
* Eucalyptol
* Farnesol
* D-Fenchone
* Fennel Sweet Oil
* Fenugreek, Extract, Resin, and Absolute
* Fig Juice Concentrate
* Food Starch Modified
* Furfuryl Mercaptan
* 4-(2-Furyl)-3-Buten-2-One
* Galbanum Oil
* Genet Absolute
* Gentian Root Extract
* Geraniol
* Geranium Rose Oil
* Geranyl Acetate
* Geranyl Butyrate
* Geranyl Formate
* Geranyl Isovalerate
* Geranyl Phenylacetate
* Ginger Oil and Oleoresin
* 1-Glutamic Acid
* 1-Glutamine
* Glycerol
* Glycyrrhizin Ammoniated
* Grape Juice Concentrate
* Guaiac Wood Oil
* Guaiacol
* Guar Gum
* 2,4-Heptadienal
* gamma-Heptalactone
* Heptanoic Acid
* 2-Heptanone
* 3-Hepten-2-One
* 2-Hepten-4-One
* 4-Heptenal
* trans -2-Heptenal
* Heptyl Acetate
* omega-6-Hexadecenlactone
* gamma-Hexalactone
* Hexanal
* Hexanoic Acid
* 2-Hexen-1-Ol
* 3-Hexen-1-Ol
* cis-3-Hexen-1-Yl Acetate
* 2-Hexenal
* 3-Hexenoic Acid
* trans-2-Hexenoic Acid
* cis-3-Hexenyl Formate
* Hexyl 2-Methylbutyrate
* Hexyl Acetate
* Hexyl Alcohol
* Hexyl Phenylacetate
* 1-Histidine
* Honey
* Hops Oil
* Hydrolyzed Milk Solids
* Hydrolyzed Plant Proteins
* 5-Hydroxy-2,4-Decadienoic Acid delta- Lactone
* 4-Hydroxy-2,5-Dimethyl-3(2H)-Furanone
* 2-Hydroxy-3,5,5-Trimethyl-2-Cyclohexen-1-One
* 4-Hydroxy -3-Pentenoic Acid Lactone
* 2-Hydroxy-4-Methylbenzaldehyde
* 4-Hydroxybutanoic Acid Lactone
* Hydroxycitronellal
* 6-Hydroxydihydrotheaspirane
* 4-(para-Hydroxyphenyl)-2-Butanone
* Hyssop Oil
* Immortelle Absolute and Extract
* alpha-Ionone
* beta-Ionone
* alpha-Irone
* Isoamyl Acetate
* Isoamyl Benzoate
* Isoamyl Butyrate
* Isoamyl Cinnamate
* Isoamyl Formate, Isoamyl Hexanoate
* Isoamyl Isovalerate
* Isoamyl Octanoate
* Isoamyl Phenylacetate
* Isobornyl Acetate
* Isobutyl Acetate
* Isobutyl Alcohol
* Isobutyl Cinnamate
* Isobutyl Phenylacetate
* Isobutyl Salicylate
* 2-Isobutyl-3-Methoxypyrazine
* alpha-Isobutylphenethyl Alcohol
* Isobutyraldehyde
* Isobutyric Acid
* d,l-Isoleucine
* alpha-Isomethylionone
* 2-Isopropylphenol
* Isovaleric Acid
* Jasmine Absolute, Concrete and Oil
* Kola Nut Extract
* Labdanum Absolute and Oleoresin
* Lactic Acid
* Lauric Acid
* Lauric Aldehyde
* Lavandin Oil
* Lavender Oil
* Lemon Oil and Extract
* Lemongrass Oil
* 1-Leucine
* Levulinic Acid
* Licorice Root, Fluid, Extract and Powder
* Lime Oil
* Linalool
* Linalool Oxide
* Linalyl Acetate
* Linden Flowers
* Lovage Oil And Extract
* 1-Lysine]
* Mace Powder, Extract and Oil
* Magnesium Carbonate
* Malic Acid
* Malt and Malt Extract
* Maltodextrin
* Maltol
* Maltyl Isobutyrate
* Mandarin Oil
* Maple Syrup and Concentrate
* Mate Leaf, Absolute and Oil
* para-Mentha-8-Thiol-3-One
* Menthol
* Menthone
* Menthyl Acetate
* dl-Methionine
* Methoprene
* 2-Methoxy-4-Methylphenol
* 2-Methoxy-4-Vinylphenol
* para-Methoxybenzaldehyde
* 1-(para-Methoxyphenyl)-1-Penten-3-One
* 4-(para-Methoxyphenyl)-2-Butanone
* 1-(para-Methoxyphenyl)-2-Propanone
* Methoxypyrazine
* Methyl 2-Furoate
* Methyl 2-Octynoate
* Methyl 2-Pyrrolyl Ketone
* Methyl Anisate
* Methyl Anthranilate
* Methyl Benzoate
* Methyl Cinnamate
* Methyl Dihydrojasmonate
* Methyl Ester of Rosin, Partially Hydrogenated
* Methyl Isovalerate
* Methyl Linoleate (48%)
* Methyl Linolenate (52%) Mixture
* Methyl Naphthyl Ketone
* Methyl Nicotinate
* Methyl Phenylacetate
* Methyl Salicylate
* Methyl Sulfide
* 3-Methyl-1-Cyclopentadecanone
* 4-Methyl-1-Phenyl-2-Pentanone
* 5-Methyl-2-Phenyl-2-Hexenal
* 5-Methyl-2-Thiophenecarboxaldehyde
* 6-Methyl-3,-5-Heptadien-2-One
* 2-Methyl-3-(para-Isopropylphenyl) Propionaldehyde
* 5-Methyl-3-Hexen-2-One
* 1-Methyl-3Methoxy-4-Isopropylbenzene
* 4-Methyl-3-Pentene-2-One
* 2-Methyl-4-Phenylbutyraldehyde
* 6-Methyl-5-Hepten-2-One
* 4-Methyl-5-Thiazoleethanol
* 4-Methyl-5-Vinylthiazole
* Methyl-alpha-Ionone
* Methyl-trans-2-Butenoic Acid
* 4-Methylacetophenone
* para-Methylanisole
* alpha-Methylbenzyl Acetate
* alpha-Methylbenzyl Alcohol
* 2-Methylbutyraldehyde
* 3-Methylbutyraldehyde
* 2-Methylbutyric Acid
* alpha-Methylcinnamaldehyde
* Methylcyclopentenolone
* 2-Methylheptanoic Acid
* 2-Methylhexanoic Acid
* 3-Methylpentanoic Acid
* 4-Methylpentanoic Acid
* 2-Methylpyrazine
* 5-Methylquinoxaline
* 2-Methyltetrahydrofuran-3-One
* (Methylthio)Methylpyrazine (Mixture Of Isomers)
* 3-Methylthiopropionaldehyde
* Methyl 3-Methylthiopropionate
* 2-Methylvaleric Acid
* Mimosa Absolute and Extract
* Molasses Extract and Tincture
* Mountain Maple Solid Extract
* Mullein Flowers
* Myristaldehyde
* Myristic Acid
* Myrrh Oil
* beta-Napthyl Ethyl Ether
* Nerol
* Neroli Bigarde Oil
* Nerolidol
* Nona-2-trans,6-cis-Dienal
* 2,6-Nonadien-1-Ol
* gamma-Nonalactone
* Nonanal
* Nonanoic Acid
* Nonanone
* trans-2-Nonen-1-Ol
* 2-Nonenal
* Nonyl Acetate
* Nutmeg Powder and Oil
* Oak Chips Extract and Oil
* Oak Moss Absolute
* 9,12-Octadecadienoic Acid (48%) And 9,12,15-Octadecatrienoic Acid (52%)
* delta-Octalactone
* gamma-Octalactone
* Octanal
* Octanoic Acid
* 1-Octanol
* 2-Octanone
* 3-Octen-2-One
* 1-Octen-3-Ol
* 1-Octen-3-Yl Acetate
* 2-Octenal
* Octyl Isobutyrate
* Oleic Acid
* Olibanum Oil
* Opoponax Oil And Gum
* Orange Blossoms Water, Absolute, and Leaf Absolute
* Orange Oil and Extract
* Origanum Oil
* Orris Concrete Oil and Root Extract
* Palmarosa Oil
* Palmitic Acid
* Parsley Seed Oil
* Patchouli Oil
* omega-Pentadecalactone
* 2,3-Pentanedione
* 2-Pentanone
* 4-Pentenoic Acid
* 2-Pentylpyridine
* Pepper Oil, Black And White
* Peppermint Oil
* Peruvian (Bois De Rose) Oil
* Petitgrain Absolute, Mandarin Oil and Terpeneless Oil
* alpha-Phellandrene
* 2-Phenenthyl Acetate
* Phenenthyl Alcohol
* Phenethyl Butyrate
* Phenethyl Cinnamate
* Phenethyl Isobutyrate
* Phenethyl Isovalerate
* Phenethyl Phenylacetate
* Phenethyl Salicylate
* 1-Phenyl-1-Propanol
* 3-Phenyl-1-Propanol
* 2-Phenyl-2-Butenal
* 4-Phenyl-3-Buten-2-Ol
* 4-Phenyl-3-Buten-2-One
* Phenylacetaldehyde
* Phenylacetic Acid
* 1-Phenylalanine
* 3-Phenylpropionaldehyde
* 3-Phenylpropionic Acid
* 3-Phenylpropyl Acetate
* 3-Phenylpropyl Cinnamate
* 2-(3-Phenylpropyl)Tetrahydrofuran
* Phosphoric Acid
* Pimenta Leaf Oil
* Pine Needle Oil, Pine Oil, Scotch
* Pineapple Juice Concentrate
* alpha-Pinene, beta-Pinene
* D-Piperitone
* Piperonal
* Pipsissewa Leaf Extract
* Plum Juice
* Potassium Sorbate
* 1-Proline
* Propenylguaethol
* Propionic Acid
* Propyl Acetate
* Propyl para-Hydroxybenzoate
* Propylene Glycol
* 3-Propylidenephthalide
* Prune Juice and Concentrate
* Pyridine
* Pyroligneous Acid And Extract
* Pyrrole
* Pyruvic Acid
* Raisin Juice Concentrate
* Rhodinol
* Rose Absolute and Oil
* Rosemary Oil
* Rum
* Rum Ether
* Rye Extract
* Sage, Sage Oil, and Sage Oleoresin
* Salicylaldehyde
* Sandalwood Oil, Yellow
* Sclareolide
* Skatole
* Smoke Flavor
* Snakeroot Oil
* Sodium Acetate
* Sodium Benzoate
* Sodium Bicarbonate
* Sodium Carbonate
* Sodium Chloride
* Sodium Citrate
* Sodium Hydroxide
* Solanone
* Spearmint Oil
* Styrax Extract, Gum and Oil
* Sucrose Octaacetate
* Sugar Alcohols
* Sugars
* Tagetes Oil
* Tannic Acid
* Tartaric Acid
* Tea Leaf and Absolute
* alpha-Terpineol
* Terpinolene
* Terpinyl Acetate
* 5,6,7,8-Tetrahydroquinoxaline
* 1,5,5,9-Tetramethyl-13-Oxatricyclo(8.3.0.0(4,9))Tridecane
* 2,3,4,5, and 3,4,5,6-Tetramethylethyl-Cyclohexanone
* 2,3,5,6-Tetramethylpyrazine
* Thiamine Hydrochloride
* Thiazole
* 1-Threonine
* Thyme Oil, White and Red
* Thymol
* Tobacco Extracts
* Tochopherols (mixed)
* Tolu Balsam Gum and Extract
* Tolualdehydes
* para-Tolyl 3-Methylbutyrate
* para-Tolyl Acetaldehyde
* para-Tolyl Acetate
* para-Tolyl Isobutyrate
* para-Tolyl Phenylacetate
* Triacetin
* 2-Tridecanone
* 2-Tridecenal
* Triethyl Citrate
* 3,5,5-Trimethyl -1-Hexanol
* para,alpha,alpha-Trimethylbenzyl Alcohol
* 4-(2,6,6-Trimethylcyclohex-1-Enyl)But-2-En-4-One
* 2,6,6-Trimethylcyclohex-2-Ene-1,4-Dione
* 2,6,6-Trimethylcyclohexa-1,3-Dienyl Methan
* 4-(2,6,6-Trimethylcyclohexa-1,3-Dienyl)But-2-En-4-One
* 2,2,6-Trimethylcyclohexanone
* 2,3,5-Trimethylpyrazine
* 1-Tyrosine
* delta-Undercalactone
* gamma-Undecalactone
* Undecanal
* 2-Undecanone, 1
* 0-Undecenal
* Urea
* Valencene
* Valeraldehyde
* Valerian Root Extract, Oil and Powder
* Valeric Acid
* gamma-Valerolactone
* Valine
* Vanilla Extract And Oleoresin
* Vanillin
* Veratraldehyde
* Vetiver Oil
* Vinegar
* Violet Leaf Absolute
* Walnut Hull Extract
* Water
* Wheat Extract And Flour
* Wild Cherry Bark Extract
* Wine and Wine Sherry
* Xanthan Gum
* 3,4-Xylenol
* Yeast

Sekilas Tentang Daging Babi: Haram, Jorok Dan Berbahaya

Babi elekBabi adalah sejenis hewan ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper dan merupakan hewan yang aslinya berasal dari Eurasia.

Kadang juga dikenali sebagai khinzir (perkataan Arab). Babi adalah omnivora, yang berarti mereka mengkonsumsi baik daging maupun tumbuh-tumbuhan. Selain itu, babi adalah salah satu mamalia yang paling pintar, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
DR Murad Hoffman, Daniel S Shapiro, MD, seorang Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center, Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts, Amerika menyatakan terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi. Di antaranya:

* Anthrax* Ascaris suum* Botulism* Brucella suis * Cryptosporidiosis* Entamoeba polecki* Erysipelothrix shusiopathiae* Flavobacterium group IIb-like bacteria * Influenza* Leptospirosis* Pasteurella aerogenes * Pasteurella multocida * Pigbel* Rabies * Salmonella cholerae-suis* Salmonellosis* Sarcosporidiosis* Scabies* Streptococcus dysgalactiae (group L)* Streptococcus milleri* Streptococcus suis type 2 (group R)* Swine vesicular disease* Taenia solium* Trichinella spiralis* Yersinia enterocolitica* Yersinia pseudotuberculosis
Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor, Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri & kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering. Babi hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan), tidak tahan terhadap sinar matahari, tidak gesit, tapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika tambah umur, jadi makin malas & lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu. A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov (Buku : Adaptive physiology on mammals and birds).

Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging). Lemak punggung babi tebal, babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal.

Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.

Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.

Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur & Barat, yaitu Cina dan Swedia. Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) & Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan:

“Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon”. Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000.

Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo. Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit. Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 ؛C lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih. Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong).

Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kholesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.

Sekitar th 2001 pernah terjadi para dokter Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan kesehatan yang ia rasakan setelah mengkonsumsi makanan khas meksiko yang terkenal berupa daging babi, hamburger (ham = babi, sebab aslinya, hamburger adalah dari daging babi). Sang perempuan menegaskan bahwa dirinya merasa capek-capek (letih) selama 3 pekan setelah makan daging babi. Telur cacing tsb menempel di dinding usus pada tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan peredaran darah sampai ke ujungnya, yaitu otak. Dan ketika cacing itu sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya, hingga akhirnya mati dan tidak bisa keluar darinya. Hal ini menyebabkan dis-fungsi yang sangat keras pada susunan organ di daerah yang mengelilingi cacing itu di otak. Penyakit-penyakit “cacing pita” merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang terjadi melalui konsumsi daging babi. Ia berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 – 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).

Saya pernah membaca sebuah artikel yang mengatakan : ”Bahwa seseorang itu berkelakuan sesuai dengan apa yang dimakannya.” Melihat tayangan di salah satu TV swasta kemarin sore, seorang profesor dari IPB (lupa namanya) telah meneliti struktur DNA babi. Sesuatu yang mengejutkan ternyata, struktur gen babi itu mirip dengan struktur gen manusia. Jadi dapat dikatakan gen babi = gen manusia, jadi sama dengan kita memakan daging manusia (=kanibal), na’udzubillah.

Jadi ada betulnya artikel tadi mengatakan kalau kita memakan babi bukan tidak mungkin karakter babi menempel pada kita, tidak pada kita, bisa jadi pada keturunan kita ! wallahu a’lam.