ISRAEL BIADAB..PENDERITAAN RAKYAT PALESTINA DIANGKAT MENJADI IKLAN SEBUAH PRODUK LAYANAN TELEKOMUNIKASI ISRAEL

[Youtube=http://www.youtube.com/watch?v=1fhJXGPbA7I]

Sebuah tayangan iklan televisi Israel memantik datangnya protes. Protes tersebut datang dari para anggota legislatif Arab yang menyatakan bahwa iklan tersebut merupakan sebuah hal yang tidak pantas dan mendesak agar iklan tersebut tidak ditayangkan kembali.

Iklan tersebut adalah iklan sebuah perusahaan telepon seluler Israel. Dalam iklan tersebut, digambarkan para serdadu Israel yang tengah bermain sepakbola di atas pembatas Tepi Barat.

Iklan dari Cellcom, sebuah perusahaan telepon genggam terbesar di Israel, tersebut semakin mempertegas penderitaan dari rakyat Palestina da menunjukkan betapa Israel memang tidak pernah peduli terhadap perasaan negara tetangganya, demikian bunyi dari kritikan yang dilancarkan terhadap Israel. Akan tetapi, perusahaan telepon seluler tersebut tidak bergeming dan meneruskan penayangan iklan kontroversial tersebut.

Sebuah bola jatuh dari jip militer Israel dari sisi sebuah tembok yang amat tinggi. Permainan dimulai, menyerang dan bertahan dengan warga Palestina yang tidak tampak di layar saat seorang serdadu menelepon “bala bantuan”, yang ternyata dua orang wanita berseragam militer Israel dengan senyum tersungging di bibir mereka, untuk datang menghampiri dan turut bermain.

Iklan tersebut dibuat oleh McCann Erickson, yang masih memiliki hubungan dengan kelompok perusahaan AS, Interpublic (Interpublic group adalah satu dari empat perusahaan periklanan terbesar di dunia. Bermarkas di New york dan memiliki anak perusahaan bernama Universal McCann Media Agency dan McCann-Erickson). Iklan tersebut diakhiri dengan sebuah suara keras: “Pada akhirnya, apa yang kita semua cari? Hanya sedikit kesenangan.”

Sejak iklan tersebut mulai ditayangkan dalam minggu lalu – disaat rakyat Palestina memperingati tahun kelima diterbitkannya peraturan dari persidangan dunia yang mengatakan bahwa tembok dan pagar pembatas Israel di Tepi Barat adalah sesuatu yang ilegal.

“Disamping menjadi sebuah iklan paling mengerikan sepanjang masa, iklan berdurasi satu menit tersebut menyampaikan banyak hal mengenai cara Israel memandang diri mereka dan Palestina,” kata seorang jurnalis, Dimi Reider, dalam tulisannya di sebuah blog yang menyimpulkan bahwa Israel bersikap acuh dan sama sekali tidak mengerti perasaan Palestina mengenai tembok pembatas.

Ahmed Tibi, seorang anggota Arab dari Parlemen Israel, mengatakan bahwa dia telah menulis surat kepada Cellcom untuk mendesak perusahaan tersebut agar menarik iklan tersebut dari peredaran.

“Tembok pembatas memisahkan anggota keluarga dan mencegah anak-anak untuk pergi ke sekolah dan klinik,” katanya kepada Reuters. “Namun, iklan tersebut dengan entengnya menyorot tembok rasis tersebut, seolah-olah tembok itu hanyalah sebuah pagar pembatas taman di Tel Aviv,” kecamnya.

Hanya ada segelintir orang Palestina yang menonton saluran televisi Israel dimana iklan tersebut ditayangkan, namun ternyata iklan tersebut juga menuai kecaman keras di internet.

Sebuah kelompok Facebook yang berbahasa Ibrani dan diberi nama “Saya menjadi muak ketika menyaksikan iklan baru Cellcom” telah memiliki 218 orang anggota. Mereka mengatakan, “Segera tarik iklan rasis tersebut dari peredaran.”

Ami Kaufman, seorang blogger Israel, mengatakan kepada Reuters: “Kami melihat para serdadu Israel bermain melawan… orang-orang yang mereka kurung dibalik tembok tersebut. Namun yang paling terasa mengganggu dalam iklan tersebut adalah fakta bahwa orang-orang Palestina sama sekali tidak terlihat. Seolah-olah mereka itu monster atau alien. Ini seperti menggambarkan perasaan orang-orang Israel terhadap Palestina.”

Noam Sheizaf, seorang jurnalis Israel yang sekaligus seorang blogger, mengatakan bahwa iklan tersebut menyimpang dari kenyataan. “Dalam dunia nyata, jika ada seorang warga Palestina yang mendekati pembatas untuk memberikan sebuah bola sepak, maka dapat dipastikan bahwa dia akan ditembak mati.”

Ketika dimintai keterangan, pihak Cellcom mengatakan bahwa inti dari iklan tersebut sebenarnya adalah komunikasi antar manusia, tanpa memandang agama, ras, atau jenis kelamin. Cellcom menambahkan bahwa iklan tersebut menggambarkan kemungkinan bahwa orang-orang dengan opini yang beragam bisa saling berinteraksi dalam sebuah “hiburan bersama”.

Seorang juru bicara wanita mengatakan bahwa hanyalah sebuah kebetulan jika peluncuran iklan tersebut dilakukan berdekatan dengan peringatan keputusan pengadilan dunia tahun 2004 yang menyatakan bahwa Israel sama sekali tidak memiliki hak untuk membangun tembok pembatas bermil-mil panjangnya di atas tanah Palestina yang dirampok pada perang tahun 1967.

Israel membangun pembatas tersebut dengan dalih untuk menghentikan bom bunuh diri. Rakyat Palestina memandangnya sebagai sebuah simbol nyata dari kebencian para penjajah Israel, sekaligus sebuah simbol perampasan tanah. (dn/rtr/smedia)

respon akhirnya bermunculan atas tayangan video iklan ini, berikut respons dari beberapa pihak terhadap tayangan video ini

  1. Biadab israel

  2. artikel yang sangat bagus. semoga hal ini menyadarkan umat islam

      • wahyu satrio
      • May 16th, 2011

      Kau juga biadap sama seperti israel,

    • yeah
    • February 26th, 2010

    emang kenapa seh israel kok sampe begitu jahatnya ama tetangganya? dendam ato apa?

    • aditya
    • June 1st, 2010

    israel itu biadab, lebih kejam dr pada binatang….?

    • neutral
    • July 30th, 2011

    sah-sah saja gak ada jahatnya

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: