Gara-Gara Berjilbab, Istri Presiden Turki Dilarang Masuk Perancis


Presiden Prancis itu benar-benar bermasalah. Selasa (9/2) kemarin, pemimpin oposisi Turki mengungkapkan bahwa “Sarkozy mengatakan kepada Erdogan untuk tidak membawa istrinya dengan memakai jilbab dalam kunjungan resmi ke Prancis.”

Kejadian ini memang sudah agak lama, yaitu tepatnya pada tahun 2007. Hal ini mencuat kembali sekarang, karena Erdogan akan melakukan kunjungan ke Paris pada bulan April mendatang dalama acara “Season of Turkey in France.”

Dalam kesempatan itu, Erdogan juga diharapkan untuk bertemu dengan Nicholas Sarkozy dan Perdana Menteri Dominique Villepin selama tinggal di Paris.

Deniz Baykal, ketua oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP) berkata, “Sarkozy mengatakan kepada Anda (Erdogan) untuk tidak membawa istri Anda karena gaunnya? Anda adalah Perdana Menteri. Anda akan menyelesaikan masalah ini.”

Seperti diketahui, bahwa Presiden Prancis Nicholas Sarkozy memang sudah antipati terhadap perempuan muslimah di negaranya.

Tapi sebenarnya, penolakan Sarkozy juga menjadi tamparan bagi Erdogan sendiri. Negara Turki yang dipimpinnya sendiri memberlakukan larangan jilbab di mayoritas universitas negeri Turki sebagai praktik keagamaan. Padahal 99% populasi Turki adalah Muslim.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: